PROSEDUR AUDIT KEWAJIBAN KONTINJENSI


Prosedur Audit Kewajiban Kontinjensi

Bagaimana prosedur audit kewajiban kontinjensi / prosedur audit kewajiban bersyarat ?


Prosedur pemeriksaan yang biasa digunakan oleh auditor dalam rangka mencari adanya kewajiban bersyarat / kewajiban kontingansi adalah sebagai berikut :

  • Adakan diskusi dengan pihak manajemen mengenai kemungkinan adanya kewajiban kontingensi yang tidak dicatat. Dalam hal ini auditor harus menjelaskan secara khusus mengenai beberapa macam kontingensi yang memerlukan pengungkapan. Pada penyelesaian audit, manajemen diminta secara khusus untuk menulis suatu pernyataan yang menyatakan bahwa tidak ada contingent liabilities yang tidak diungkapkan sebagai bagian dari surat pernyataan.
  • Meneliti kembali laporan pendapatan tahun berjalan dan tahun lalu atas penyelesaian pajak pendapatan. Laporan tersebut dapat memberikan indikasi di daerah mana akan timbul ketidak sesuaian atas tahun pajak yang belum diselesaikan. Bila suatu penelaahan telah berada dalam persiapan untuk waktu yang lama, maka ada kemungkinan timbulnya perselisihan pajak.
  • Lakukan penelaahan atas notulen rapat direksi dan rapat dewan direksi tentang adanya indikasi suatu perkara atau kontingensi lainnya.
  • Menganalisa ongkos-ongkos yang sah untuk periode selama melakukan pemeriksaan dan melakukan penelaahan atas faktur-faktur dan rekening-rekening dari penasehat hukum sebagai petunjuk adanya suatu kewajiban kontingensi terutama perkara-perkara hukum dan penantian keputusan pengadilan atau kontingen liabilities lainnya.
  • Dapatkan konfirmasi dari semua pihak/pengacara yang melaksanakan jasa-jasa hukum untuk klien seperti status penantian, keputusan pengadilan atau kontingen lainnya.
  • Teliti kertas kerja yang ada untuk setiap informasi yang mungkin menunjukkan kotingensi yang besar.
  • Dapatkan letters of credit yang berlaku pada tanggal neraca dan lakukan pengecekan mengenai saldo yang sudah dan yang belum digunakan.

Itulah prosedur audit untuk kewajiban bersyarat secara umum. Semoga bermanfaat. Baca juga tujuan dan prosedur audit investasi :)