PIHAK-PIHAK YANG MEMBUTUHKAN INFORMASI AKUNTANSI

Belajar akuntansi online kali ini akan menjelaskan pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi beserta jenis informasi yang dibutuhkan.

Pihak-Pihak Yang Membutuhkan Informasi Akuntansi

Apa saja contoh pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi ?

Ada begitu pihak pihak yang berkepentingan terhadap informasi akuntansi. Namun secara garis besar, pihak pihak yang membutuhkan informasi akuntansi bisa dibagi ke dalam dua golongan. Yaitu pihak internal dan pihak eksternal.

Pihak Ekstern Pemakai Informasi Akuntansi

Pihak eksternal yang menggunakan informasi akuntansi yaitu :

Pihak Pemegang Saham (Kreditor)

Mengapa kreditor membutuhkan informasi akuntansi?

Kreditor membutuhkan informasi akuntansi karena mereka menanam modal (uang) pada perusahaan dan tidak ingin modalnya tersebut hilang dengan cara yang sia-sia. Jenis informasi yang dibutuhkan pemegang saham antara lain mengenai :

  • Arus kas dan data / informasi akuntansi lainnya untuk meramalkan masa depan perusahaannya apakah cukup aman sebagai tempat penanaman modal atau tidak. Informasi tersebut dapat pula menjadi dasar pengambilan keputusan untuk menambah atau mengurangi penyertaan saham pada perusahaan yang bersangkutan.
  • Informasi mengenai internal control. Untuk mengetahui apakah perlindungan internal sudah cukup memadai untuk melindungi kekayaan para pemegang saham yang telah ditanamkan pada perusahaan yang bersangkutan.
  • Informasi mengenai tingkat ekuitas. Berguna untuk mengetahui apakah modal yang ditanamkan pada perusahaan tersebut telah berkembang, dan untuk mengukur seberapa layak pembagian deviden yang akan dibayarkan.
  • Informasi mengenai sistem akuntasi. Informasi ini berguna untuk mengetahui apakah sistem akuntansi yang ada telah dilakukan dengan benar dan cermat sehingga neraca dan perhitungan laba/rugi yang dibuat oleh manajemen memang telah layak menggambarkan perusahaan sebagaimana mestinya.

Pemerintah

Jenis informasi yang dibutuhkan oleh pemerintah setidaknya mampu mampu menjawab beberapa pertanyaan kunci dibawah ini :

  • Apakah kewajiban pembayaran pajak telah dihitung dan dilakukan pembayaran dengan benar (jenis informasi pajak).
  • Apakah perusahaan telah ikut secara aktip memberikan sumbangan-sumbangan sosial kepada masyarakat luas (jenis informasi CSR).
  • Apakah tidak ada kepentingan masyarakat luas yang disembunyikan/dimanipulasikan oleh perusahaan yang bersangkutan.
  • Apakah gaji yang dibayarkan kepada para buruhnya telah layak dsb.

Informasi akuntansi akan sangat berguna bagi pemerintah dalam penyusunan statistik industri, penyusunan informasi ratio-ratio keuangan perusahaan sejenis dan sebagainya dalam suatu negara

Masyarakat

Masyarakat luas juga mempunyai kepentingan terhadap data/informasi akuntansi suatu perusahaan terutama untuk mengetahui peran serta perusahaan yang bersangkutan di dalam melaksanakan kewajiban-kewajiban sosial sebagai sesama anggota masyarakat.

Pihak Internal Pemakai Informasi Akuntansi

Pemakai informasi akuntansi dari pihak internal adalah sebagai berikut :

Pihak Manajemen Perusahaan Yang Bersangkutan

Pihak manajemen suatu perusahaan merupakan pihak yang paling berkepentingan terhadap proses akuntansi dan laporan akuntansi yang dihasilkan oleh bagian akuntansi perusahaan yang bersangkutan. Adapun jenis informasi yang dibutuhkan pihak manajemen adalah sebagai berikut:

  • Posisi neraca (posisi keuangan perusahaan pada tanggai tertentu) serta perkembangan usahanya. Neraca dan perhitungan laba/rugi digunakan pihak manajemen untuk pertanggunganjawaban kepada pemegang saham, dewan komisaris, karyawan dan masyarakat luas.
  • Informasi tentang akuntansi biaya berupa perhitungan harga pokok dan laba untuk suatu periode akuntansi tertentu serta metode dan prosedur pengawasan biaya dan penurunan biaya.
  • Perhitungan kewajiban pajak yang menyangkut dirinya sendiri maupun jenis pajak lainnya yang dipungut oleh perusahaan yang bersangkutan.
  • Jenis informasi dari sistem akuntansi berupa tata kerja yang memungkinkan untuk membantu pengamanan dan penjagaan harta kekayaan perusahaan.
  • Informasi dari akuntansi manajemen berupa tokak ukur prestasi usaha yang telah dicapai perusahaan.
  • Jenis informasi auditing manajemen berupa saran-saran yang produktif dan konstruktif dari hasil penilaian yang telah dilakukan secara objektif dan mandiri atas seluruh administrasi keuangan dan hasil operasi perusahaan yang bersangkutan.

Karyawan

Karyawan juga merupakan pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi. Hal ini dikarenakan  :

  • Dengan mengetahui informasi akuntansi yang ada, seorang karyawan akan dapat mengukur sejauh mana perusahaan tersebut dapat menampung perkembangan karirnya di masa-masa yang akan datang.
  • Dari informasi perhitungan laba/rugi yang ada, seorang karyawan bisa menilai apakah gaji dan bonus yang telah diterimanya dari perusahaan tersebut telah memadai.
  • Bisa dijadikan sebagai alat introspeksi diri, apakah performance dirinya dalam mengelola perusahaan tersebut telah memberikan hasil yang memuaskan.

Itulah beberapa contoh pihak internal dan eksternal pemakai informasi akuntansi. Nah sekarang sudah jelas kan pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi serta jenis informasi yang dibutuhkannya :)

Baca juga konsep dasar akuntansi menurut para ahli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *