PENGERTIAN NOTES RECEIVABLE


Pengertian Notes Receivable

Apa yang dimaksud dengan notes receivable ? Apa itu notes receivable / arti notes receivable ?


Notes Receivable adalah piutang perusahaan kepada pihak lain yang dinyatakan dalam suatu perjanjian khusus seperti yang diatur oleh peraturan hukum, sehingga memungkinkan untuk diperjualbelikan. Notes receivable dalam bahasa Indonesia disebut dengan wesel tagih atau piutang wesel.

Notes Receivable dapat diperjualbelikan dan berpindah-pindah tangan pemiliknya beberapa kali sebelum tiba saat debiturnya harus melunasi. Pemilik yang paling akhir atas ’’Notes” tersebutlah yang nantinya berhak memintakan pembayarannya kepada debitur setelah sampai pada waktu yang dijanjikan (hari jatuh tempo).

Akan tetapi sering terjadi bahwa debitur tidak bersedia membayar kepada pemilik (kreditur) yang terakhir ini, karena berbagai alasan. Bilamana terjadi demikian, maka hal tersebut menjadi tanggung jawab dari kreditur yang paling awal, yaitu kreditur yang mula-mula mengadakan perjanjian notes tersebut dengan pihak debitur. Kreditur iniilah yang harus melunasi piutang itu kepada kreditur terakhir, sedang nantinya ia akan ganti menagih kepada debitur yang bersangkutan.

Dengan demikian, walaupun kreditur paling awal sudah menjual ’’Notes”-nya, akan tetapi tanggung jawab masih harus dipikul, apabila debitur tidak bersedia membayar kepada pemilik (kreditur) terakhir dari notes tersebut.


Apakah sama antara account receivable dan notes receivable ?


Jawabannya TIDAK SAMA. Notes receivable bisa diperjualbelikan dan berpindah tangan tidak seperti account receivable. Untuk detail perbedaan account receivable dan note receivable kamu bisa baca >> pengertian piutang wesel dalam akuntansi.


Jenis Note Receivable

Apa saja macam-macam note receivable ?


Jenis-jenis Notes Receivable terbagi ke dalam 2 golongan yaitu :

  • Notes Receivable Discounted, yaitu Notes Receivable yang jumlah nominal piutangnya berlaku pada tanggal jatuh tempo pembayarannya. Sehingga dengan demikian, bilamana dikehendaki pembayaran sebelum jatuh tempo, maka jumlah yang akan dibayarkan tentu kurang (lebih kecil) dari jumlah nominal piutang tersebut, yaitu setelah dikurangi dengan discount (diskonto).
  • Notes Receivable yang berbunga, yaitu Notes Receivable yang jumlah nominal piutangnya berlaku (diperhitungkan) pada tanggal dibuatnya Notes tersebut. Dengan demikian pada tanggal jatuh temponya nanti, jumlah yang harus dibayarkan oleh pihak debitur adalah sebesar nilai nominal piutang ditambah dengan bunganya.

Oke.. Semoga kamu bisa memahami akan pengertian notes receivable ini ya teman :)