PENGERTIAN KONSEP DASAR AKUNTANSI MENURUT FENNEY & MILLER

Konsep Dasar Akuntansi Menurut Fenney & Miller

Fenney & Miller mengatakan bahwa basic concept yang harus dianut di dalam akuntansi meliputi:

Concept Objectivity

Menjelaskan bahwa rekening-rekening (accounts) dan laporan-laporan (statement) haruslah dapat mengungkapkan fakta-fakta yang telah dilaporkan serta dapat dibuktikan dengan transaksi-transaksi yang komplit dan didukung oleh data yang objektif.

Conservatism

Conservatisme merupakan prinsip akuntansi yang dapat kita gunakan dalam laporan keuangan. Namun penggunaannya janganlah hanya semata-mata ditujukan untuk menyusun laporan owner’s equity yang understated atau mis statement di dalam penyusunan periodic net income (while generaly desirable, is not a justification for the under statement of the owner’s equity or the mistatement of periodic net income).

Consistency

Untuk menghindarkan terjadinya fluktuasi-fluktuasi yang diakibatkan oleh berbagai macam prosedur / metode akuntansi yang dipakai, maka dibutuhkan sebuah prosedur / metode yang tetap dari periode ke periode selanjutnya.

Cost

Cost adalah suatu dasar yang baik (proper basis) untuk mencatat semua bentuk assets. Catatan-catatan akuntansi tersebut harus dapat menggambarkan biaya dari pembeliannya maupun biaya pemakaiannya. Di dalam perhitungan net income diperlukan proper matching of revenues & expenses yaitu evenue janganlah dianggap sebagai suatu penerimaan apabila belum betul-betul direalisasikan kecuali realisasinya itu dapat dijamin.

Full Disclosure

Statement (laporan-laporan) haruslah disajikan sepenuhnya (secara full disclosure).

Itulah pengertian konsep dasar akuntasi menurut Fenny dan Miller. Semoga bermanfaat ! Baca juga konsep dasar akuntansi menurut Paul Grady :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *