PENGERTIAN INTERNAL CONTROL DALAM PERBANKAN

Pengertian Internal Control Perbankan

Apa yang dimaksud dengan internal control perbankan ?

Pengertian internal control dalam perbankan adalah berbagai macam usaha pengendalian yang ditempuh pihak perbankan untuk mencapai sasaran-sasaran tertentu. Sasaran tersebut antara lain adalah :

  • Untuk menjaga dan pengamanan harta bank dan warkat-warkat/ berkas-berkas yang ada dari pencurian maupun penggunaan yang dilakukan secara tidak benar.
  • Untuk mendorong terciptanya operasi/kegiatan usaha yang efisien-dalam pemakaian segala bentuk sumber dana dan daya yang ada.
  • Untuk mendorong terciptanya data akuntansi yang teliti dan reliable sebagai dasar untuk mengembalikan keputusan maupun sebagai sarana untuk penyusunan laporan keuangan.
  • Untuk mendorong dipatuhinya kebijaksanaan manajemen yang telah ditetapkan dalam mencapai tujuan dari perusahaan.

Pengendalian internal dalam perbankan ini sangat penting dilakukan karena adanya berbagai risiko tanggung-jawab manajemen dalam penjagaan dan pengamanan assets bank terutama yang berbentuk monetary assets, yang mudah dimanipulasikan baik oleh pihak intern/ekstern. Ditambah lagi human waknesses, yaitu keterbatasan kemampuan para pekerja, pegawai, maupun manajemen itu sendiri.

Dengan adanya internal control perbankan yang baik, tentunya akan mempermudah internal auditor dan eksternal auditor di dalam menjalankan tugasnya mengadakan audit. Selain itu, sistem pengendalian intern pada bank yang baik tentunya akan membuat berbagai kesalahan-kesalahan yang terjadi dapat diungkapkan dan diselesaikan secara tuntas.

Contoh pengendalian internal dalam perbankan secara umum adalah sebagai berikut :

  • Pemisahan fungsi penyimpanan dari assets dan fungsi akuntansi/administrasi.
  • Pemisahan fungsi penyimpanan dan pejabat yang mempunyai wewenang dalam melaksanakan transaksi, misalnya perusahaan fungsi kasir dengan pejabat yang memberikan fiat bayar.
  • Pemisahan petugas-petugas operasionil dengan fungsi administrasi.
  • Adanya tingkat kualitas personil yang sesuai dengan wewenang dan tanggung-jawabnya.
  • Adanya praktek-praktek kerja yang sehat dalam melaksanakan setiap tugas dan tungsi yang harus dilakukan oleh setiap tingkat manajemen dan oleh semua personalia di masing-masing Bank.
  • Adanya sistem pembagian wewenang yang memadai dalam setiap proses kegiatan.

Itulah penjelasan singkat mengenai pengertian internal control dalam perbankan. Semoga bermanfaat ! Baca juga pengertian akuntansi perpajakan (tax accounting) :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *