PENGERTIAN AKUNTANSI SYARIAH MENURUT PARA AHLI


Pengertian Akuntansi Syariah Menurut Para Ahli

Apa yang dimaksud dengan akuntansi syariah ? Apa itu akuntansi syariah (shari’a accounting) ?


Definisi akuntansi syariah menurut para ahli :

Pengertian akuntansi syariah adalah akuntansi yang mempunyai 3 komponen prinsip yaitu prinsp pertanggungjawaban (accountability), prinsip keadilan dan prinsip kebenaran yang berdasarkan pada hukum syariah dan bersifat universal (Muhammad, Pengantar Akuntansi Syariah 2012:11)


Definisi akuntansi syariah adalah penggunaan akuntansi dalam menjalankan syariah Islam (penggunaan sistem nilai Islami) yang secara nyata telah diterapkan pada era Nabi Muhammad SAW, Khulaurrasyidiin, dan pemerintahan Islam lainnya. (Sofyan S. Harahap, Akuntansi Sosial ekonomi dan Akuntansi Islam:56)


Akuntansi syariah adalah bidang baru dalam studi akuntansi, dimana akuntansi ini dikembangkan dengan landasan nilai-nilai, etika dan syariah Islam, oleh sebab itu akuntansi syariah juga dikenal sebagai akuntansi Islam (Islamic Accounting). (Karim:1990)


Pengertian akuntansi syariah adalah akuntansi yang bertujuan untuk membantu mencapai keadilan sosial ekonomi (Al Falah) dan mengenal sepenuhnya akan kewajiban kepada Tuhan, individu dan masyarakat yang berhubungan dengan pihak-pihak yang terkait pada aktivitas ekonomi seperti akuntan, manajer, auditor, pemilik, pemerintah dkk sebagai sarana bentuk ibadah. Badan yang menerbitkan standar akuntansi islam / akuntansi syariah ini adalah AAO-IFI (Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions) yang sudah lama didirikan sejak tahun 1991 di Bahrain. (Adnan, M. Akhyar, Akuntansi Syariah: Arah, Prospek dan Tantangannya 2005:70)


Akuntansi syariah adalah bidang akuntansi yang menekankan kepada dua hal, yaitu akuntabilitas dan pelaporan. Makna akuntabilitas ini tercermin melalui tauhid, yang berarti bahwa segala sesuatu yang ada di muka bumi ini harus berjalan sesuai dengan aturan Allah SWT, dan melalui manusia yang berperan sebagai khalifah Allah di bumi. Akuntansi syariah juga merupakan bentuk pertanggungjawan manusia kepada Allah dan bentuk pertanggung jawaban manusia kepada makhluk personal lainnya (Napier:2007)


Akuntansi syariah adalah akuntansi yang berkonsep pada hukum Syariah yang berasal dari Tuhan yang bukan ciptaan manusia, dan akuntansi syariah (akuntansi islam) ini menuntut agar perusahaan memiliki etika dan tanggung jawab sosial, bahkan pertanggungjawaban di akhirat, dimana setiap orang akan dimintai pertanggungjawaban atas segala tindakannya di hadapan Tuhan yang memiliki akuntan sendiri (malaikat Rakib dan Atid) yang mencatat semua tindakan manusia tidak hanya pada bidang ekonomi, tapi juga terhadap segala masalah sosial dan pelaksanaan hukum Syariah lainnya. (Toshikabu Hayashi)


Itulah contoh pengertian akuntansi syariah menurut beberapa ahli. Semoga bermanfaat :)