PENDEKATAN DALAM PENGELOLAAN LIKUIDITAS PERBANKAN

Pendekatan Likuiditas Bank

Pendekatan dalam pengelolaan likuiditas perbankan antara lain adalah :

New Funds Approach

Yaitu peningkatan likuiditas bank melalui peningkatan kemampuan bank yang bersangkutan dalam menarik dana-dana baru dari masyarakat. Misalnya pemberian tingkat suku bunga dan pelayanan yang lebih menarik kepada para nasabah. Peningkatan dana dengan penciptaan dana baru ini secara tidak langsung akan meningkatkan reputasi dari bank yang bersangkutan.

Self Liquidating Asset Approach

Yang usaha peningkatan likuiditas bank dengan cara meningkatkan kelancaran proses pembayaran kembali dana bank yang telah ditanamkan pada kegiatan perkreditan surat-surat berharga dan lain-lain pada saat jatuh waktunya. Dengan meningkatnya kelancaran proses pembayaran kembali, maka secara otomatis turn over penggunaan dana tersebut akan semakin cepat dan manajemen bank akan dapat memanfaatkan dana yang dimilikinya secara maksimal.

Assets Sale Ability / Assets Shift Ability Approach

Yaitu usaha peningkatan kemampuan bank di dalam memasarkan produknya ataupun jasa-jasa perbankan lainnya. Pendekatan ini juga dapat berupa pemanfaatan aktiva-aktiva yang kurang aktif atau kurang bermanfaat untuk di shift guna membiayai kebutuhan-kebutuhan likuiditas yang sifatnya mendesak.

Reserve Discount Window To Central Bank as Lender of Last Resort

Yaitu usaha untuk mengatasi kesulitan likuiditas dengar cara meminta bantuan / pinjaman kepada bank sentral.

Borrowers Earning, Flow Approach

Yaitu peningkatan likuiditas melalui kelancaran penerimaan pendapatan bank yang berasal dari perkreditan maupun sumber-sumber pendapatan lainnya serta dapat pula dengan meningkatkan penagihan-penagihan terhadap tunggakan-tunggakan bunga yang ada.

Itulah macam-macam pendekatan dalam pengelolaan likuiditas perbankan. Baca juga kriteria likuiditas bank :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *