KONSEP DASAR AKUNTANSI MENURUT PATON DAN LITTLETON

Konsep Dasar Akuntansi Menurut Paton dan Littleton

Apa sih konsep dasar yang dikemukakan paton dan littleton ?

Konsep dasar akuntansi oleh paton dan littleton adalah sebagai berikut :

Cost Attach

Menerangkan bahwa kegiatan dunia perekonomian di dalam perusahaan terdiri dari beberapa kesatuan biaya seperti biaya material, labor dan services. Pengukuran biaya yang baik haruslah berfokus pada costnya dan bukannya pada value.

The Business Entity

Menerangkan bahwa perusahaan merupakan suatu kesatuan dan merupakan lembaga yang mempunyai hak yang terpisah dan berbeda dari pihak-pihak yang memperlengkapi fund-fundnya (yang mendanainya).

Continuity of Activity

Konsep dasar paton dan littleton ini menerangkan bahwa perusahaan itu didirikan untuk jangka waktu yang relatif panjang, atau akan berjalan secara terus-menerus. Dengan demikian, perusahaan harus membina dirinya dari suatu periode ke periode selanjutnya.

Measured Consideration

Menerangkan bahwa tujuan dan subject dari akuntansi kadang-kadang bisa menjadi overstated ataupun menjadi understated. Di mana di satu pihak ada yang menghendaki accounting hanya sebagai suatu catatan aktivitas rutin biasa, namun di lain pihak ada juga yang menghendaki akuntansi sebagai alat ukur yang kualitatif dalam menerangkan (mengadakan) interprestasi dan mempengaruhi jalannya perusahaan. Selain itu, akuntansi juga kerap kali dijadikan sebagai sumber informasi dan alat kontrol bagi pihak manajemen, investor, ataupun pemerintah dalam mengambil keputusan.

Effort and Accomplishement

Menerangkan bahwa arus dari kegiatan perusahaan mempunyai kontinuitas dalam jangka panjang. Hasil akhir dari perusahaan terletak pada masa depannya, akan tetapi keputusan-keputusan yang akan diambilnya tidak bisa menunggu hasil akhir tersebut. Hal ini dikarenakan manajemen, investor, pemerintah dan pihak-pihak yang berkepentingan memerlukan adanya suatu “test-reading” dari waktu ke waktu dalam rangka mengukur kemajuan-kemajuan yang dibuatnya. Untuk melengkapi test reading tersebut maka dilakukanlah prinsip matching secara periodik dari cost dan revenue yang terjadi.

Verifiable, objectives, evidence, dan pokok akuntansi lainnya

Menerangkan bahwa laporan-laporan akuntansi harus disusun atas bukti-bukti yang objektif dan dapat diverifikasikan. Pengertian evidence disini yaitu bukti asli yang dapat didapatkannya guna menetapkan suatu kebenaran. Sedangkan pengertian objective di sini menghendaki fakta-fakta tersebut harus bebas dari pengaruh seseorang atau orang-orang yang mempunyai kepentingan atasnya. Sebab akuntansi baru bisa dibilang benar apabila seluruh data-datanya mengikuti ukuran-ukuran fakta yang betul-betul objektif.

Assumptions

Di samping itu, konsep dasar menurut paton dan littleton menjelaskan bahwa di dalam akuntansi haruslah menganut beberapa assumption (asumsi). Adapun assumsi yang dikemukakan di sini meliputi:

  • Concept of continuity of operation. Pengertian dari continuity of operation ini mempunyai maksud yang sama dengan going concern.
  • The assumption that recorded dollar cost continue to represent actual cost permeats accounting thought and practice. Pengertiannya hampir sama dengan pengertian stable monetary unit assumption.

Itulah 7 konsep dasar paton dan littleton yang wajib kamu ketahui. Akhir kata, semoga kamu bisa memahami dan menjelaskan tentang konsep dasar akuntasi menurut Paton dan Litteton ya ! :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *