KELEBIHAN DAN KELEMAHAN HISTORICAL COST DAN CURRENT COST

Materi teori akuntansi kali ini akan menjelaskan kelebihan dan kelemahan historical cost serta kelebihan dan kelemahan current cost.

Kelebihan Historical Cost

Kelebihan dari historical cost yaitu :

  • Historical cost merupakan variabel yang obyektif, karena didasarkan pada transaksi pertukaran dimasa yang lalu.
  • Dalam keadaan harga jual tidak pasti atau dalam keadaan biaya tambahan sulit untuk diperkirakan sehingga net output value tidak dapat ditaksir, maka metode historical cost akan banyak bermanfaat.
  • Untuk inventory yang dibeli langsung, maka historical cost menyajikan pengukuran kuantitas dari sumber-sumber yang dikorbankan.
  • Dikarenakan terjadinya penukaran yang tidak dipaksakan, maka historical cost merupakan nilai yang benar-benar telah dikorbankan.
  • Dari segi pertanggungjawaban khusus mengenai uang dan sumber-sumber lainnya, historical cost jumlahnya sama dengan sumber-sumber lain yang dikorbankan.

Kelemahan Historical Cost

  • Bila barang-barang diperoleh pada tanggal yang berlainan, maka tidak bisa diperbandingkan satu sama lain, karena historical cost tidak mewakili nilai uang yang sama apabila terjadi inflasi dan deflasi.
  • Cepat menjadi out of date.
  • Karena sifatnya historis, maka matching costs dengan revenue tidak menyajikan hasil yang berarti.
  • Historical cost untuk perbandingan yang menghendaki joint cost, sampai saat ini masih terkendala belum diketemukannya metode alokasi yang tepat bagi joint cost tersebut.

Kelebihan Current Cost

Keunggulan current cost accounting yaitu :

  • Kekurangan-kekurangan dalam historical cost yang menjadikan out of date dapat diatasi.
  • Bila harga-harga diperoleh dari catatan-catatan harga yang berlaku sekarang, maka biaya-biaya dapat di cek kebenarannya dan bebas dari praduga (dugaan-dugaan).
  • Inkonsistensi dalam sistem low of cost or market dapat dihindarkan.
  • Karena dimungkinkan adanya matching antara current cost dan current revenue, maka metode current akan menghasilkan current profit dengan hasil yang lebih baik.
  • Karena digunakannya current value, maka tidak diperlukan lagi cara penilaian seperti LIFO dan FIFO serta average.

Kelemahan Current Cost

  • Perubahan-perubahan dalam current cost tidak selalu merupakan perubahan current selling price.
  • Catatan harga dalam current cost tidak tersedia untuk barang-barang musiman dan barang-barang yang diproduksi sendiri.
  • Laba/rugi yang disebabkan dari perubahan harga khusus dimasukkan ke dalam net income dari operasi, bukan pada cost of sales sebagaimana persediaan akhir dinilai dengan current cost pada saat dijual.
  • Perubahan-perubahan dalam current cost seharusnya mengakibatkan tambahan laba karena penambahan persediaan, walaupun tidak direalisasikan melalui penjualan.

Itulah beberapa kelebihan dan kelemahan historical cost dan current cost secara umum. Semoga bermanfaat ! Baca juga pengertian expense dalam akuntansi :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *