CONTOH SOAL METODE DEPRESIASI DAN JAWABANNYA

Contoh soal akuntansi tentang penyusutan ini akan menjelaskan contoh soal metode depresiasi garis lurus (straight lines), metode unit produksi, metode jumlah angka tahun (sum of the years digits method) dan metode saldo menurun (declining balance method).

Contoh Soal Metode Depresiasi

PT Matahari Mall mempunyai mesin (aktiva tetap) yang dibeli pada tanggai 1 Januari 2015 dengan harga pokok Rp 2.500.000,00 diperkirakan mempunyai umur ekonomis 10 tahun dan nilai sisa pada akhir tahun ke-10 Rp 300.000,00. Diperkirakan unit yang akan dihasilkan oleh mesin tersebut selama umur mesin sebesar 11.000 unit dan untuk tiga tahun pertama memproduksi : 2.000 unit. 1.500 unit dan 1.600 unit.

Dengan data-data tersebut hitunglah depresiasi mesin selama tiga tahun pertama dengan penyusutan metode garis lurus, penyusutan metode jumlah angka tahun, depresiasi metode unit produksi dan depresiasi metode saldo menurun. Catatan khusus : metode-metode persentase nilai buku (saldo menurun), persentase yang digunakan adalah 10% tanpa nilai residu.

Jawaban Soal Depresiasi Aktiva Tetap

Metode garis lurus adalah metode perhitungan penyusutan dengan membagi nilai awal aktiva tetap setelah dikurangi nilai residu dengan umur penggunaan aktiva tetap tersebut. Maka penyusutan per tahunnya adalah :

(Rp 2.500.000,00 – Rp 300.000,00)

—————————————————- = Rp 220.000,00

                      10


Metode jumlah angka tahun (sum of the years digits method) yaitu perhitungan depresiasi dengan menentukan lebih dahulu pembagi yaitu penjumlahan angka tahun pemakaian.

Tahun 1 = 10/55 x (Rp 2.500.000,00 – Rp 300.000,00) = Rp 400.000,00

Tahun 2 = 9/55 x (Rp 2.500.000,00 – Rp 300.000,00) = Rp 360.000,00

Tahun 3 = 8/55 x (Rp 2.500.000,00 – Rp 300.000,00) = Rp 320.000,00 dan seterusnya.


Pada perhitungan penyusutan metode saldo menurun, cara menghitung penyusutannya dengan mengalikan presentase tertentu dengan saldo (nilai buku) aktiva tetap.

Tahun 1 = 10% x Rp 2.500.000,00 = Rp 250.000,00

Tahun 2 = 10% x (Rp 2.500.000,00 – Rp 250.000,00) = 225.000,00

Tahun 3 = 10% x (Rp 2.500.000,00 – (Rp 250.000,00 – Rp 225.000,00) = 202.500,00 dan seterusnya.


Metode unit produksi (production unit method) cara menghitung penyusutannya yaitu jumlah produksi satu tahun dibagi perkiraan selama umur aktiva lalu dikali nilai aktiva.

Tahun 1 = 2.000/11.000 x (Rp 2.500.000,00 – Rp 300.000,00) = Rp 400.000,00

Tahun 2 = 1.500/11.000 x (Rp 2.500.000,00 – Rp 300.000,00) = Rp 300.000,00

Tahun 3 = 1.600/11.000 x (Rp 2.500.000,00 – Rp 300.000,00) = Rp 320.000,00


Itulah contoh soal depresiasi dan penyelesaiannya. Semoga contoh soal penyusutan dan jawabannya ini bisa menambah wawasan kamu mengenai metode penyusutan yang digunakan sampai saat ini. Baca juga macam-macam metode penyusutan aktiva tetap :)