CONTOH SOAL KASUS AUDIT PERSEDIAAN


Contoh Soal Kasus Audit Persediaan

Soal pilihan ganda audit persediaan :


1) PT Karya Maju 31 Desember 2014 memberikan informasi mengenai persediaan sebagai berikut: 1.000 kg @ Rp2.750,00 sehingga dalam neracanya menunjukkan Rp2.750.000,00. Perusahaan menggunakan metode FIFO. Sedangkan menurut hasil penelitian akuntan pemeriksa (auditor), menunjukkan bahwa pembelian terakhir pada bulan Desember 2014 adalah sebagai berikut:

  • 20 Desember 2014: 600 kg @ Rp2.500,00.
  • 26 Desember 2014: 800 kg @ Rp2.750,00.

Bila diketahui bahwa harga pasar (market) dari barang tersebut adalah Rp2.725,00 per kg, maka penyesuaian yang harus dilakukan oleh akuntan adalah:

A. Mendebit persediaan Rp25.000,00.

B. Mengkredit persediaan Rp50.000,00.

C. Mengkredit persediaan Rp25.000,00.

D. Mengkredit persediaan Rp250.000,00.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


Soal 2 dan 3 berdasarkan kasus beriku t:

Pada tanggai 30 Desember 2014 PT Merdeka telah membeli barang dagangan dengan syarat FOB shipping point. Sejumlah Rp2.450.000,00. Barang tersebut diterima pada tanggai 5 Januari 2015 dan dicatat sebagai pembelian pada tanggal itu juga. Dalam persediaan per 31 Desember 2014 barang tersebut tidak dimasukkan dalam perhitungan. Berdasarkan data tersebut maka :

2) Besamya jumlah dalam rekening pembelian tahun 2014 adalah:

A. Terlalu kecil Rp1.225.000,00.

B. Terlalu besar Rp2.450.000,00.

C. Terlalu kecil Rp2.450.000,00.

D. Terlalu besar Rp2.225.000,00.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


3) Harga pokok penjualan untuk tahun 2014 adalah:

A. Terlalu rendah Rp2.450.000,00.

B. Sudah benar.

C. Terlalu tinggi Rp2.450.000,00.

D. Terlalu tinggi Rp2.225.000,00.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


4) Seorang akuntan sedang melakukan observasi perhitungan fisik persediaan per 31 Desember 2016. Dalam perhitungan/opname tersebut digunakan delapan team penghitungan dengan menggunakan tag system. Manakah dari kesalahan-kesalahan berikut yang biasanya diharapkan dapat diungkapkan melalui observasi yang dilakukan akuntan?

A. Penghitung persediaan lupa menghitung semua persediaan dalam suatu ruang gudang tertentu.

B. Terjadi kesalahan di dalam menghitung suatu jenis persediaan tertentu.

C. Sejumlah barang yang telah dimasukkan ke dalam persediaan adalah merupakan barang konsinyasi.

D. Dalam persediaan tidak dimasukkan barang-barang yang dititipkan kepada perusahaan lain sebagai barang konsinyasi.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


5) Akuntan (auditor) meneliti perubahan penjualan untuk dua jenis produk. Volume penjualan menurut 10% untuk produk A dan 2% untuk produk B. Harga jual kedua produk tersebut naik dengan 25%. Tahun yang lalu penjualan produk A adalah Rp75.000.000,00 dan penjualan produk B adalah Rp25.000.000,00 berdasarkan data di atas, akuntan memperkirakan jumlah penjualan kedua produk tersebut pada tahun ini adalah:

A. Rp112.500.000,00.

B. Rp115.000.000,00.

C. Rp117.000.000,00.

D. Rp120.000.000,00.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


Jawaban Soal Kasus Audit Persediaan


1) B
2) C
3) C
4) A
5) B

Semoga contoh soal kasus audit persediaan ini bisa menambah pengetahuan kamu ya teman :)