CONTOH SOAL AUDIT PERSEDIAAN DAN JAWABANNYA

Berikut ini adalah contoh soal dan jawaban audit persediaan dalam bentuk pilihan ganda yang wajib kamu kerjakan guna mengasah kemampuan dalam memahami materi auditing.


Contoh Soal Audit Persediaan

Contoh soal pemeriksaan persediaan (contoh soal audit persediaan barang dagang) :


1) Berikut ini adalah prosedur analisis untuk membuktikan kewajaran saldo persediaan yang perinciannya tercantum di dalam inventory summary sheets, KECUALI:

A. Bandingkan tingkat perputaran persediaan tahun yang diperiksa dengan angka yang sama dari tahun yang lalu.

B. Bandingkan persediaan yang tercantum di dalam inventory summary sheet dengan yang tercantum di dalam inventory tags dan kertas keija akuntan yang dihasilkan pada waktu mengadakan uji hitung.

C. Bandingkan persentase laba bruto tahun yang diperiksa dengan angka yang sama dari tahun sebelumnya.

D. Bandingkan harga pokok penjualan per satuan persediaan tahun yang diperiksa dengan angka yang sama dari tahun sebelumnya.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


2) Hasil perhitungan fisik persediaan yang dilakukan klien ternyata lebih rendah dari jumlah persediaan yang tercantum dalam catatan persediaan perpetual. Keadaan ini mungkin disebabkan adanya kesalahan dalam pencatatan:

A. Penjualan.

B. Retur penjualan.

C. Pembelian.

D. Potongan pembelian.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


3) Pada waktu diadakan penghitungan fisik persediaan, klien menemukan persediaan produk jadi yang rusak dalam penyimpanan, yang oleh klien ditaksir sehingga 60% di bawah harga pokoknya. Angka persediaan tersebut yang dicantumkan di dalam neraca adalah Rp4.000.000,00. Dalam subsequent periode, ternyata persediaan tersebut hanya laku dijual Rp1.500.000,00. Manakah di antara perlakuan akuntan terhadap peristiwa kemudian ini yang benar?

A. Akuntan tidak mengusulkan adjustment terhadap penilaian persediaan tersebut, karena peristiwa kemudian tersebut tidak mempengaruhi laporan keuangan yang diperiksanya.

B. Akuntan mengusulkan penjelasan tambahan di dalam bagian “Penjelasan terhadap laporan keuangan”.

C. Akuntan mengusulkan kepada klien untuk mencatat penjualan persediaan yang terjadi setelah tanggal neraca tersebut seolah-olah terjadi sebelum atau pada tanggal neraca.

D. Akuntan mengusulkan adjustment terhadap penilaian persediaan tersebut yang tercantum di dalam neraca yang diperiksanya.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


4) Hasil penghitungan fisik persediaan yang dilakukan oleh klien dicatat pertama kali dalam dokumen:

A. Inventory ledger.

B. Inventory summary sheet.

C. Stock card.

D. Inventory tag.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


5) Agar hasil penghitungan fisik persediaan dapat dipercaya, sistem pengendalian intern mengharuskan:

A. Penghitungan dilaksanakan oleh karyawan Bagian Gudang, karena mereka yang mengetahui jenis dan lokasi barang.

B. Penghitungan fisik persediaan dilakukan oleh lebih dari satu orang: orang pertama bertindak sebagai penghitung (counter), dan yang lain bertindak sebagai pengecek hasil perhitungan orang pertama (checker).

C. Akuntan pemeriksa melakukan penghitungan fisik persediaan.

D. Akuntan pemeriksa melakukan hitung uji (test count).

E. Tidak ada jawaban yang benar.


6) Manakah di antara pernyataan berikut ini yang SALAH:

A. Penghitungan fisik persediaan adalah kewajiban klien untuk menciptakan adanya pengendalian intern yang baik terhadap persediaan.

B. Untuk menjamin ketelitian hasil perhitungan fisik persediaan, harus digunakan inventory tags yang bernomor urut tercetak, dan pemakaiannya dipertanggungjawabkan.

C. Inventory summary sheets digunakan oleh akuntan pemeriksa sebagai bukti telah dilaksanakannya pengamatan terhadap penghitungan fisik persediaan.

D. Akuntan pemeriksa melakukan hitung uji (test count) terhadap hasil perhitungan fisik persediaan yang dilakukan oleh klien.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


7) Salah satu prosedur pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan publik adalah sebagai berikut: “Usut persediaan yang tercantum di dalam inventory summary sheet ke dalam inventory tags dan kertas kerja akuntan pemeriksa yang dihasilkan pada waktu mengadakan uji hitung (test count)”. Tujuan akuntan melaksanakan prosedur pemeriksaan ini adalah:

A. Untuk membuktikan apakah persediaan yang tercantum dalam inventory tags telah dicatat di dalam inventory summary sheet.

B. Untuk membuktikan apakah persediaan yang tercantum di dalam inventory summary sheet merupakan milik klien.

C. Untuk membuktikan ada tidaknya persediaan yang tercantum di dalam inventory summary sheet.

D. Untuk membuktikan ada tidaknya inventory tags yang hilang.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


8) Dalam suatu perusahaan di mana jenis material dan supplies yang dimilikinya cukup banyak, maka kelemahan dalam pengawasan akan timbul apabila :

A. Catatan persediaan perpetual untuk jenis-jenis persediaan yang bernilai rendah tidak diselenggarakan.

B. Fungsi gudang dirangkap dengan fungsi produksi dan pencatatan.

C. Dalam perhitungan fisik persediaan digunakan cycle basis.

D. Pada waktu dibeli supplies yang murah harganya diperlakukan sebagai biaya.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


9) Untuk tujuan pengawasan, maka jumlah barang yang dipesan sebaiknya tidak dicantumkan dalam copy pesanan pembelian yang:

A. Dikirim ke bagian akuntansi.

B. Ditahan sebagai arsip di bagian pembelian.

C. Dikirim ke bagian yang membutuhkan.

D. Dikirim ke bagian penerimaan.

E.  Tidak ada jawaban yang benar.


10) Bukti yang digunakan sebagai dasar pencatatan pengurangan persediaan untuk pemakaian sendiri adalah:

A. Laporan pengiriman barang (shipping report).

B. Bukti permintaan pembelian (purchase requisition).

C. Inventory tags.

D. Faktur dari penjual (vendor’s invoice).

E. Tidak ada jawaban yang benar.


11) Tujuan utama pengujian (test) atas sistem akuntansi biaya yang berlaku pada perusahaan klien adalah untuk menentukan bahwa:

A. Persediaan yang ada telah ditetapkan berdasarkan harga pokok taksiran yang sangat mendekati harga pokok yang sesungguhnya.

B. Persediaan fisik untuk sebagian besar cocok dengan persediaan menurut buku.

C. Sistem yang digunakan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi dan berfungsi sebagaimana direncanakan.

D. Harga pokok telah diterapkan dengan tepat pada persediaan barang jadi, barang dalam proses dan harga pokok penjualan.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


12) Pencatatan pembelian barang dagangan persediaan dengan metode fisik dalam perusahaan industri akan mempersulit pemeriksaan, sebab:

A. Tidak ada rekening pembelian.

B. Tidak diketahui berapa harga pokok barang yang dijual.

C. Tidak bisa diperiksa/dicocokkan dengan peristiwa-peristiwa lain.

D. Tidak ada jawaban yang benar.


13) Pembelian barang dagangan belum dicatat, sedangkan barang tersebut pada akhir tahun masih dalam perjalanan, sehingga oleh klien tidak diikutsertakan dalam perhitungan persediaan akhir (perusahaan klien menggunakan metode fisik untuk akuntansi persediaannya). Akibat dari kejadian tersebut adalah:

A. Rekening Pembelian, persediaan akhir dan harga pokok penjualan semuanya salah.

B. Rekening Pembelian, persediaan akhir dan harga pokok penjualannya semuanya betul.

C. Rekening pembelian dan persediaan salah, sedangkan harga pokok penjualan betul.

D. Rekening pembelian, persediaan akhir dan utang dagang semuanya salah, sedangkan harga pokok penjualan betul.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


14) Akuntan akan dapat mengetahui adanya slow moving inventory dengan:

A. Wawancara dengan petugas penjualan.

B. Wawancara dengan petugas gudang.

C. Observasi perhitungan persediaan.

D. Memeriksa catatan persediaan perpetual.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


15) Akuntan memeriksa kuantitas bahan baku yang dibebankan ke dalam barang dalam proses dengan menelusuri jumlah ini ke:

A. Cost ledgers.

B. Catatan persediaan perpetual.

C. Laporan Penerimaan.

D. Permintaan bahan baku.

E. Tidakadajawabanyang benar.


16) Analisa turnover berguna bagi akuntan untuk memeriksa:

A. Kelemahan dalam penentuan harga persediaan.

B. Metode yang dipakai untuk menghindari biaya penyimpanan yang berfluktuasi.

C. Reorder point optimum secara otomatis.

D. Adanya barang-barang yang rusak.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


17) Sumber informasi harga yang digunakan oleh klien untuk mengisi kolom harga satuan dalam inventory summary sheets adalah:

A. Inventory tags.

B. Kartu gudang (stock cards).

C. Kartu persediaan (inventory ledger).

D. Faktur dari leveransir.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


18) Berikut ini adalah standar pelaporan persediaan dan harga pokok penjualan di dalam laporan keuangan, KECUALI:

A. Harga pokok penjualan dicantumkan terpisah dari hasil penjualan.

B. Laporan keuangan harus menjelaskan bahwa persediaan dinilai dengan lower of cost or market, dan mencantumkan metode penentuan harga pokoknya.

C. Akibat perubahan metode penilaian persediaan harus dijelaskan di dalam laporan keuangan.

D. Tanggal cutoff persediaan yang digunakan oleh perusahaan harus dijelaskan di dalam laporan keuangan.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


19) Di dalam melaksanakan prosedur kompilasi (compilation procedure):

A. Penghitung dan pengecek melakukan penghitungan fisik persediaan secara bebas (independent).

B. Klien mengusut persediaan yang tercantum di dalam inventory summary sheets ke dalam inventory tags.

C. Penyimpanan dan pemegang inventory tags membandingkan inventory tags yang telah diisi oleh penghitung dalam inventory tags tersebut dikutip di dalam inventory summary sheets.

D. Klien melakukan hitung uji (test counts) terhadap persediaan tertentu.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


20) Pengujian harga (pricing test) yang dilaksanakan oleh akuntan dilakukan dengan cara:

A. Memilih harga beberapa persediaan yang tercantum di dalam inventory tags dan mengusutnya ke dalam faktur pembelian.

B. Memilih harga beberapa persediaan yang tercantum di dalam inventory summary sheet dan mengusutnya ke kartu persediaan yang bersangkutan.

C. Memilih harga beberapa persediaan yang tercantum di dalam inventory summary sheet dan mengusutnya ke dalam inventory tags yang bersangkutan.

D. Memilih harga beberapa persediaan yang tercantum di dalam inventory summary sheet dan mengusutnya ke kartu gudang (stock card) yang bersangkutan.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


Jawaban Soal Auditing Persediaan


 

1) B 6) C 11) D 16) D
2) D 7) C 12) D 17) D
3) D 8) D 13) B 18) D
4) D 9) D 14) C 19) B
5) B 10) E 15) B 20) A

Nah gimana.. contoh soal auditing persediaan ini cukup gampang bukan ? Lihat juga contoh soal kasus audit persediaan :)