CONTOH KASUS PEMERIKSAAN KAS DAN BANK


Contoh Kasus Pemeriksaan Kas dan Bank

Contoh kasus audit kas dan bank pilihan ganda :


Data berikut ini disediakan untuk mengerjakan soal nomor 1 dan 2. Berikut ini adalah berita acara kas opname (cash open memorandum) yang dibuat oleh auditor :


Uang tunai Rp 200.000,00
Materai dan perangko 50.000,00
Voucher kas kecil :
Untuk pembayaran listrik 45.000,00
Untuk pembayaran telepon 205.000,00
Jumlah kas kecil dengan metode imprest Rp 500.000,00

1) Yang harus menandatangani berita acara kas opname tersebut adalah:

A. Akuntan publik yang melakukan perhitungan kas kecil.

B. Pimpinan tertinggi perusahaan yang diperiksa.

C. Pemegang dana kas kecil saja.

D. Akuntan publik yang melakukan perhitungan kas kecil dan pemegang dana kas kecil.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


2) Apa yang dilakukan auditor terhadap hasil perhitungan kas kecil tersebut?

A. Mengusulkan jurnal adjustment yang mengkredit rekening kas kecil sebesar Rp300.000,00.

B. Tidak mengusulkan adanya jurnal adjustment.

C. Mengusulkan jurnal adjustment yang mengkredit rekening kas sebesar Rp250.000,00.

D. Mengusulkan kepada klien agar kas kecil diselenggarakan dengan fluctuating fund balance method untuk memperbaiki sistem pengawasan intern terhadap kas kecil.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


3) Menurut hasil “cash opname” pada tanggal 22 Januari 2015 terdapat uang tunai Rp6.250.000,00 sedangkan pengeluaran kas yang terjadi tanggai 1 sampai dengan 22 Januari 2015 sebesar Rp 7.125.650,00 dan penerimaannya sebesar Rp 10.874.350,00. Tetapi pada tanggal 22 Januari tersebut diperoleh pemberitahuan dari bank bahwa sebuah check sebesar Rp 500.000,00 dari seorang langganan yang diterima tanggal 29 Desember 2014 tidak ada dananya. Berdasarkan informasi tersebut maka jumlah kas per 31 Desember 2014 menurut auditor adalah:

A. Rp 2.501.300,00.

B. Rp 2.001.300,00.

C. Rp 9.998.700,00.

D. Rp 9.498.700,00.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


4) Pada tanggal 10 Januari 2015, auditor menerima cutoff laporan bank langsung dari bank, dari hasil review terhadap laporan bank ini ternyata banyak cek yang masih beredar pada laporan bank klien per 31 Desember 2014 belum diuangkan pada masa cutoff tersebut. Hal tersebut kemungkinan besar dikarenakan :

A. Klien melakukan kiting.

B. Klien melakukan lapping

C. Klien mengirimkan cek kepada kreditur menjelang akhir tahun.

D. Klien memperbesar saldo kas di bank pada akhir tahun.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


5) Pada saat auditor memeriksa untuk tahun buku 2014, PT XYZ mempunyai saldo Kas Rp 3,6 Milyar tetapi pada laporan bank per 31 Desember 2014 menyatakan adanya check yang masih beredar sebesar Rp 500 juta dan deposit in transit Rp 200 juta. Berdasarkan informasi tersebut maka laporan bank pada tanggal tersebut menunjukkan saldo sebesar:

A. Rp 4,1 Milyar

B. Rp 3,3 Milyar

C. Rp 3,6 Milyar

D. Rp 3,9 Milyar

E. Tidak ada jawaban yang benar.


6) PT XYZ selalu mencatat setiap cek yang dikeluarkan pada tanggal cek ditarik, tetapi sering terjadi bahwa pengiriman cek baru dilakukan beberapa hari kemudian. Prosedur pemeriksaan yang paling kecil kemungkinannya untuk dapat mengungkapkan metode cutoff pengeluaran kas yang tidak benar adalah:

A. Memeriksa check yang dikembalikan bersama cutoff bank statement antara tanggal pencatatan dalam buku jumal pengeluaran kas dengan tanggal clearing bank.

B. Rekonsiliasi faktur dari penjual dengan buku utang dagang.

C. Rekonsiliasi laporan bank pada akhir tahun.

D. Rekonsiliasi perkecualian-perkecualian dalam konfirmasi utang dagang.

E. Tidak ada jawaban yang benar.


Jawaban Soal pemeriksaan Kas dan Bank


1) D
2) C
3) D
4) C
5) D
6) C

Contoh kasus pemeriksaan kas dan bank di atas cukup mudah bukan ? Semoga bermanfaat ya :)