CONTOH JENIS JENIS BUKTI AUDIT

Pengertian Bukti Audit Menurut Para Ahli

Apa itu bukti audit (audit evidence) ? Apa yang dimaksud dengan bukti audit ?


Pengertian bukti audit adalah segala bentuk infomasi baik itu informasi yang bersifat angka ataupun informasi lain (informasi penguat) yang relevan dengan penyajian laporan keuangan yang dapat digunakan auditor untuk memberikan pernyataan opininya (definisi bukti audit menurut mulyadi).

Definisi bukti audit adalah informasi yang digunakan auditor untuk mengukur apakah informasi yang diaudit sudah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan atau belum (pengertian bukti audit menurut arens).

Pengertian bukti audit yang cukup dan kompeten berarti bahwa bukti audit yang dikumpulkan selama proses audit haruslah cukup (tidak terlalu sedikit ataupun terlalu banyak) serta bukti audit haruslah menunjukkan informasi yang benar-benar penting (kompeten) yang bisa diperoleh melalui pengamatan, inspeksi,  pengajuan pernyataan, dan konfirmasi sebagai dasar yang memadai untuk memberikan opini / pendapat atas laporan keuangan yang diaudit.


Contoh Jenis Jenis Bukti Audit

8 jenis bukti audit dan contohnya :

Apa saja bukti audit / jenis bukti auditor ? Apa saja jenis bukti audit beserta contohnya ?


Jenis bukti audit yang dapat diperoleh auditor berdasarkan jenis pengujian audit (jenis bukti audit menurut arens) yaitu  :

Bukti Penerimaan Fisik

Bukti fisik adalahbukti yang didapat melalui suatu pemeriksaan secara fisik atau melalui perhitungan yang dilakukan oleh auditor terhadap harta perusahaan seperti, barang persediaan, uang tunai, surat-surat berharga dan lain-lain.

Bukti konfirmasi

Bukti konfirmasi adalah bukti yang dapat diperoleh melalui penegasan dari pihak ketiga yang independen, berupa jawaban lisan maupun tulisan yang membenarkan cermatnya suatu data, atas permintaan auditor.

Dokumentasi

Dokumentasi adalah bukti-bukti yang dapat diperoleh melalui pemeriksaan catatan pembukuan (Vouching) yang pada umumnya berupa :

  • Surat pesanan pembelian/penjualan
  • Dokumen pengapalan/bill of leading
  • Duplikat faktur penjualan dan lain-lain.

Observasi

Bukti observasi adalah bukti yang dapat diperoleh melalui penggunaan panca indra, dengan cara mengamati, mendengar, menyentuh, mencium. Bukti audit ini berupa :

  • Hasil pengamatan terhadap fasilitas-fasilitas umum/khusus perusahaan.
  • Barang-barang yang sudah tidak dapat digunakan lagi karena aus, rusak dan lain-lain.

Inquiries

Pengertian inquiries adalah bukti yang dapat diperoleh melalui pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh auditor baik secara lisan maupun tertulis. Bukti audit ini berupa rekomendasi hasil tanya jawab antara auditor dengan pihak klien.

Perhitungan Kembali (Recalculation)

Perhitungan kembali adalah bukti atas kecermatan mekanik yang meliputi pengkajian kembali atas catatan-catatan pembukuan perusahaan selama tahun berjalan. Misalnya : pengecekan terhadap perhitungan pemindahan pencatatan saldo sesuai dengan kelompoknya, dan angkanya dipindahkan dengan benar.

Reperformance

Reperformance adalah bukti diperoleh dari pemeriksaan accounting procedures dan internal control akuntansi. Reperformance berbeda dengan recalculation dimana recalculation berfokus pada perhitungan angka sedangkan reperformance berfokus pada prosedur lainnya.

Tes Analitik

Analitycal test adalah bukti yang dapat diperoleh melalui perbandingan saldo dan perbandingan ratio antara tahun beijalan dan tahun sebelumnya atau dengan ratio perusahaan lain yang sejenis.


Nah sekarang kamu pasti sudah memahami pengertian bukti audit (audit evidence) serta jenis dan contoh bukti audit bukan ? Semoga artikel bukti audit dan contohnya ini bisa menambah wawasan kamu ya :)