CIRI CIRI BIROKRASI MENURUT MAX WEBER

Ciri Ciri Birokrasi Menurut Max Weber

Pada tahun, 1890 seorang ahli sosiologi dari Swedia yang bernama Max Weber mengemukakan suatu sistem dalam berorganisasi yang disebut birokrasi. Sistem ini berusaha untuk mengubah cara lama yang berupa organlsasi tradisional, yang bersifat personal dan turun-temurun. Menurut Max Weber, organisasi harus diatur secara rasional, impersonal (kedinasan) dan bebas dari prasangka. Inilah yang merupakan prinsip dari birokrasi. Dengan adanya pengaturan yang birokratis ini maka organisasi akan dapat memanfaatkan tenaga ahli dan keterampilan yang maksimal bagi tercapainya tujuan organisasi. Oleh karena itu, sebenarnya teori birokrasi Max Weber sebenarnya tidak menghendaki proses yang berbelit-belit.

Apa ciri ciri organisasi yang dibentuk berdasarkan cara cara birokrasi menurut max weber ?

Ciri-ciri birokrasi menurut Max Weber antara lain adalah sebagai berikut :

Pembagian Tugas dan Spesialisasi

Prinsip ini merupakan upaya untuk melanjutkan pedoman yang telah dikemukakan oleh Adam Smith dalam bukunya “The Wealth of Nation”. Dalam hal ini setiap individu dalam organisasi mempunyai wewenang dan yurisdiksi yang disesuaikan dengan keahlian serta keterampilan yang dimilikinya. Dengan spesialisasi ini pekerjaan akan menjadi lebih cepat dan lebih efisien.

Bersifat Kedinasan

Hubungan yang terjadi di dalam organisasi adalah hubungan kedinasan (Impersonal), tidak bersifat perorangan atau hubungan pribadi akan tetapi sekali lagi bersifat KEDINASAN. Hal inilah sebenarnya yang merupakan ciri fundamental dari teori birokrasi Weber ini, di mana dengan adanya hubungan yang bersifat kedinasan maka pertentangan-pertentangan yang terjadi di dalam organisasi menjadi mudah untuk dipecahkan dan mudah untuk diketahui kesalahan-kesalahan yang telah terjadi. Selain itu, dapat pula diketahui siapa yang bertanggung jawab atas terjadinya kesalahan yang mengakibatkan pertentangan tersebut.

Ada Hierarki

Ciri ciri organisasi birokrasi menurut Max Weber mengharuskan adanya hierarki kewenangan, di mana setiap bagian yang lebih rendah selalu berada di bawah kewenangan dan supervisi dari bagian di atasnya.

Pelaksanaan Berdasarkan Dokumen Tertulis

Dokumen tertulis merupakan bukti yang resmi dalam pelaksanaan suatu tugas. Sebagai perwujudan dari prinsip ini maka setiap pejabat yang menduduki jabatan tertentu dalam suatu organisasi harus memiliki Surat Keputusan (SK). Setiap orang yang akan berusaha pada bidang bisnis tertentu juga harus memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) misalnya.

Keahlian Merupakan Kriteria Utama

Prinsip ini berusaha untuk mengubah tatanan yang terdahulu yang mendasarkan diri pada hubungan pribadi, keluarga/ famili serta garis keturunan.Seorang karyawan, untuk dapat naik jenjang kepangkatan harus melalui seleksi atas dasar keahlian dan keterampilan yang ditunjukkan dalam organisasi itu. Di samping itu untuk dapat diterima tidaknya seseorang sebagai anggota organisasi tersebut perlu diadakan seleksi atas dasar keahlian yang dimilikinya.

Organisasi Menurut Max Weber

Max Weber membagi organisasi menjadi tiga macam yang ditinjau dari segi birokrasi dan kepemimpinannya yaitu :

  • Organisasi birokratik, adalah organisasi yang didasarkan atas hubungan kedinasan atau birokrasi. Baik hubungan itu dengan rekan sejawat atau dengan rekan ditingkat bawahnya maupun kepada para atasannya.
  • Organisasi karismatik, di mana dalam hal ini hanya terdapat satu pimpinan saja dan setiap orang dalam organisasi itu setia, taat kepada pimpinannya itu. Kepemimpinan ini tercipta karena pengaruh karisma yang cukup besar pada diri individu dan hal itu dapat diterima oleh masyarakat/anggota/kelompoknya. Hal inilah yang pada umumnya lalu bergeser menjadi otoriter pribadi.
  • Organisasi tradisional, kepemimpinan organisasi yang diwariskan dari satu generasi ke generasi yang lain menurut garis keturunan dari pimpinan organisasi itu. Contoh : organisasi di kasultanan / keraton.

Weber berpendapat bahwa organisasi birokratik ini adalah yang paling baik dibandingkan dengan kedua tipe organisasi yang lain karena sifatnya yang bersifat kedinasan dan bukan bersifat pribadi atau bersifat personal. Pengambilan keputusan di dalam organisasi yang birokratis ini menghindarkan penggunaan aspek emosi dan perasaan, suka atau tidak suka atas sifat-sifat pribadi seseorang yang akan bersifat irrasional. Dengan demikian birokrasi dapat merupakan usaha untuk menghilangkan tradisi organisasi yang membuat keputusan secara emosional, atau yang berdasarkan ikatan kekeluargaan sehingga menyebabkan organisasi tersebut menjadi tidak efiesien.

Itulah beberapa ciri-ciri birokrasi menurut Max Weber. Semoga bermanfaat ! Baca juga pengertian trademark dan contohnya :)