AUDIT AKTIVA TETAP

Materi audit aktiva tetap ini akan menjelaskan tentang pengertian audit aktiva tetap, tujuan audit aktiva tetap dan prosedur audit aktiva tetap / program audit aktiva tetap.


Audit Aktiva Tetap

Pengertian aktiva tetap adalah aktiva berwujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dengan dibangun lebih dahulu, yang digunakan dalam operasi perusahaan, tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun. Sedangkan aktiva milik perusahaan yang tidak digunakan atau belum digunakan dalam operasi perusahaan karena sedang menunggu proses perbaikan, di dalam neraca akan digolongkan ke dalam aktiva lain-lain.

Hal-hal yang harus didisclosure dalam notes to financial statement mengenai aktiva tetap adalah sebagai berikut:

  • Mutasi aktiva tetap yang digunakan perusahaan.
  • Apabila terdapat aktiva tetap yang digunakan sebagai jaminan.
  • Apabila ada transaksi secara related parties transaction, atas aktiva tetap yang dimiliki perusahaan.
  • Apabila aktiva tetap digunakan sebagai jaminan kredit bank, dan atas aktiva tersebut diasuransikan (bankers clause).

Unsur Pengendalian Intern Aktiva Tetap

Apa saja unsur pengendalian intern pada sistem akuntansi aktiva tetap ?


Unsur-unsur utama dari sistem pengendalian interen atas aktiva tetap adalah sebagai berikut :

  • Adanya pengawasan atas aktiva-aktiva yang berwujud kecil di bawah tanggung jawab pejabat tertentu.
  • Adanya asuransi kerugian atas aktiva tetap yang bisa rusak karena kebakaran atau bencana lainnya.
  • Adanya budget untuk pengeluaran aktiva tetap yang disetujui oleh pejabat yang berwenang.
  • Adanya kebijaksanaan kapitalisasi secara tertulis, yakni yang membedakan antara pengeluaran yang dianggap sebagai aktiva tetap (capital expenditures) dengan pengeluaran, yang dianggap sebagai biaya (Revenue expenditures).
  • Adanya kebijaksanaan penjualan aktiva tetap, prosedur pem-besi tuaan aktiva tetap dan mutasi aktiva tetap.
  • Adanya kartu-kartu aktiva tetap dan inventarisasi atas aktiva tetap secara berkala.

Tujuan Audit Aktiva Tetap

Apa tujuan pemeriksaan aktiva tetap ?


Tujuan pemeriksaan aktiva tetap adalah :

  • Untuk menetukan bahwa aktiva tersebut memang benar-benar ada.
  • Untuk menentukan apakah penilaian aktiva tersebut adalah sesuai dengan prinsip akuntansi.
  • Untuk menentukan apakah penyusutan telah disesuaikan dengan prinsip akuntansi dan apakah sudah telah ditetapkan secara konsisten.
  • Untuk menetapkan hak milik atas aktiva tetap dan apakah aktiva tetap tersebut dijadikan jaminan kredit (hutang).

Prosedur Audit Aktiva Tetap

Bagaimana audit program pemeriksaan aktiva tetap / prosedur pemeriksaan aktiva tetap ?


Berikut ini adalah contoh program audit aktiva tetap :

  • Minta suatu daftar utama mengenai aktiva tetap klien.
  • Periksa tambahan-tambahan atas aktiva tetap dalam tahun berjalan
  • Periksa pengurangan-pengurangan aktiva tetap dalam tahun berjalan.
  • Periksa tambahan atas.cadangan penyusutan.
  • Mintakan perincian dari masing-masing jenis aktiva tetap, bandingkan informasi dalam daftar ini dengan kartu-kartu aktiva tetap yang bersangkutan. Bandingkan angka total dalam perincian aktiva tetap itu dengan angka dalam buku besarnya.
  • Periksa asuransi atas aktiva tetap yang bersangkutan, khususnya mengenai nilai pertanggungan, premi asuransi, orang atau badan yang mendapat ganti kerugian, jenis asuransi, dan apakah polis asuransi masih dalam masa berlakunya.
  • Periksa mengenai biaya penyusutan dan akumulasi penyusutan, untung atau rugi karena penjualan aktiva tetap, biaya reparasi mesin, serta kerugian akibat bencana.
  • Periksa apakah aktiva tetap dijadikan jaminan atau tidak.

Itulah penjelasan singkat mengenai audit terhadap aktiva tetap. Baca juga program audit persediaan barang dagang :)